Virus laptop Tukul menyerang DPR

March 25th, 2007 by habibewe

Saat ini jargon kembali ke laptop
nampaknya bukan hanya milik Tukul Arwana Si Pembawa Acara “Empat
Mata”.

Anggota DPR rupanya ikut ketularan.
Usulan pengadaan laptop hampir mendekati kenyataan karena sampai
sekarang beberapa perusahaan sudah ikut tender proyek tersebut.

Sebagai orang awam…saya berpikir kok
tega ya anggota DPR bikin “ulah” lagi di saat berbagai musibah
masih menimpa bangsa, di saat Negara butuh duit banyak untuk ngurusi
hal-hal yang memang perlu dan mendesak. Gimana Negara ini engga’
terkena bencana kalo perilaku pemimpinnya kaya gini….

Ahli Telematika, Roy Suryo, berpendapat
pengadaan laptop ini akan menjadi sia2 kalo brainware nya
belum siap. Beliau juga mengatakan harga laptop yang dianggarkan 21
juta per biji dinilai sangat mahal jika keperluannya untuk ngetik.
Dengan 8 juta masih menurut beliau sudah dapat merk terkenal.

Koordinator ICW, Teten Masduki berpendapat
tidak seharusnya anggota DPR meminta2 sesuatu dengan uang rakyat.

Di kalangan anggota DPR sendiri sebenarnya masih ada perdebatan soal urgensi pengadaan lapto itu. tapi…kalo engga ada yang mulai masa ya akan jadi kaya gini, bener ga…

Anggota DPR, Efendi Simbolon,
mengatakan bahwa pengadaan laptop itu sebenarnya belum terlalu
mendesak.

Kalo dipikir, aneh juga ya anggota DPR.
Mbok kalo memang perlu laptop, beli aja pake duitnya sendiri.
Apa gajinya masih kurang sehingga harus pake duit rakyat….

Dengan banyak masukan mudah2an jadi
pada lebih bijak.

Coba lah tunjukkan kerja yang maksimal
dulu wahai para anggota dewan terhormat.

………..(ngebayangin gimana ya kalo
pas lagi sidang pada ngegame sendiri2, chatting, atau malah lebih parah [????],he3)

Peace…

nambah ni…

Tanggal 27 maret 2007 sore lihat berita ternyata pengadaan ini dibatalkan. Alhamdulilah..
beberapa hari kemudian liat berita lagi malah anggota DPRD beberapa daerah malah ikut2an acara pengadaan laptop dengan harga per biji 20 juta,masyaAllah…

menyoal skandal seks anggota DPR

December 8th, 2006 by habibewe

Teman2 mungkin sudah tau tentang berita skandal seks anggota DPR yang beberapa hari ini masih sering diberitakan.
Bagaimanapun…kejadian ini sangat tidak pantas. Hal yang seharusnya tidak boleh terjadi. Entah apa komentar teman2 tentang kejadian ini. Tapi disini saya pengen menyoroti hal yang mungkin sedikit "terlewatkan". Kita tau kejadian ini merupakan contoh yang tidak baik. Tapi kita melihat dalm pemberitaan terakhir si pelaku,YZ, bersedia mundur dari keanggotaan DPR dan partainya.
Coba kalau para pelaku korupsi juga bersedia mundur dari jabatan yang dia pegang, pasti keadaan negara kita akan semakin baik. ini bukan berarti kalo mengajarkan kalo mau mundur harus berskandal dulu lho ya….he2.
Saya kira itu sebagai salah satu bentuk pertangungjawaban yang cukup simpatik…mungkin teman2 bisa bayangkan kalo seandainya disuruh mundur tapi dia malah ngotot untuk tetap duduk di jabatannya…gimana tuh??

Belajar dari iklan rokok

November 4th, 2006 by habibewe

Berbeda dengan iklan produk lain. Iklan rokok dilarang menampilkan langsung produknya, paling banter nama produk plus warna-warni dominan produk/kemasan rokoknya.

Ada satu hal yang perlu kita pikirkan. Justru karena adanya pembatasan itu para produsen rokok/advertising agency nya berpikir keras agar bisa membuat iklan yang bisa membuat orang respect dan tertarik terhadap produknya.

Dan jika kita cermati lebih jauh, setiap iklan rokok pasti menampilkan sesuatu yang ‘lain’. Suatu hal yang bisa kita terapkan dalam perilaku keseharian kita. Banyak iklan rokok yang menampilkan adegan yang menggambarkan suatu semangat pantang menyerah, keberanian, kerjasama tim, kerja keras, atau mungkin persahabatan dengan alam (ingat Djarum Super bungee jumping, Country panjat tebing dan terjun payung, Gudang Garam harimau burung elang, Djisamsu mancing ikan atau perahu naga, Djarum Cokelat dengan eloknya alam pedesaan dan masih banyak lainnya).

Saat bulan ramadhanpun iklan rokok mempunyai kekutan tersendiri. Memang banyak kita saksikan iklan layanan masyarakat saat bulan ramadhan. Begitu menyentuh, mengeksplor sisi humanis kita. Namun produk rokok saya kira menjadi salah satu pelopor pembuatan iklan semacam ini.

Kita juga saksikan iklan yang Indonesia banget…”Jalan pintas dianggap pantas”, “Taat cuma kalo ada yang lihat (polisi nyamar jadi pohon)”, “Perhatian2…banjir segera datang”, atau mungkin ngurus surat di kantor lama banget sampe2 ditinggal makan, tidur, capnya masih belum diketok2 juga. Begitu menggelitik, nyentil…

Apa yang bisa kita ambil???

Banyak….bahkan tidak hanya bagi konsumen rokok tapi juga bagi banyak orang yang melihat iklan itu. Saya kira ini juga yang diinginkan produsen rokok, mereka tidak semata2 jualan produk demi kepentingan bisnis. Tapi bagaimana mereka memberikan sesuatu yang beda, memotret keadaan/menyampaikan keprihatinan/kepeduliaan terhadap keadaan masyarakat kita. Tentunya agar ke depannya lebih baik lagi bukan…??

Satu lagi yang perlu kita cermati, apa kita familiar dengan para bintang iklan rokok???

Saya sendiri (mungkin juga teman2) hampir tidak mengenali bahkan seluruh bintang iklan rokok yang ada di TV. Tapi apa yang bisa kita liat dari iklan itu….luar biasa.

Coba bandingkan dengan iklan yang hanya mengandalkan pesona bintang iklannya (memang tidak semuanya jelek karena banyak juga yang bagus) atau iklan lain yang menurut saya tidak mendidik (salah satunya kalo ga salah iklan kacang yang bintang iklannya ada setan [bentuk asap] dan ayammya segala plus seorang peneliti….hi….) atau iklan sejenis lainnya lah…

Kita tentunya mengharapkan iklan bukan hanya sekedar iklan tetapi juga yang bisa memberikan nilai2 positif bagi kita. Nilai2 yang bisa kita terapkan dalam keseharian kita.

Semoga kita bisa belajar dari mereka….